Skip to main content

382013, proudly present

BORN THIS WAY!!!!!!!!!!!


Hari ini, 18 July 2012. one of our best moment. yes, we are 38 2013. WELCOME SENIOR YEAR!!!

ngga kerasa kita udah kelas 12...padahal masih inget bgt tentang mos, kelas 10, kelas 11, pkknya semuanya. mulai dari roxone, expecto, triple-x, xvier, troxive, xsix, cresevation. sampe naik kelas 11 jadi elsco, ventriloqust, revoste, elaciour, crafovelso, stovia, reosolt. kita semua 382013!!!!

hari ini hari ke-3 mos, dan ada parade ekskul. disini belom begitu kerasa ramenya, rame sih tapi ngga serame pas kita..... FLASHMOB!!!!!

super dadakan, latihan beberapa menit sebelum, dan alhamdulillah 382013 respek berpartisipasi rame bgt semua latihan brg dilapangan basket. udah siap selesai semua, kita masuk kelapangan upacara dan galih ngomong di tempat toa gt di TU "382013 proudly present!!!!!!!" semua tepuk tangan, teriak, satu sekolah penuh, kepsek pun nonton beserta jajaran stafnya....

musik born this way mulai... lapangan sepi karna kita minggir dulu, tibatiba eka icha masuk lapangan berdua diikutin sama kita rame-rame dan itu seru parah!!!!!!

semua nari bareng, bikin ombak, loncat2an, ngangkat2, rangkul2an, pokoknya super duper seru!!!! dan ngga lupa tepuk tanga sambil bilang 'tiga belaaaas, tigabelas, tigabelas' trs bikin lingkaran satuin tangan dan teriak.... 'DUA-KOSONG-SATU-TIGA, OI!!!!' semua tepuk tangan, seneng, bahagia.

one thing for sure, i really love you guys. so damn much. much. 382013!!!!!

Comments

Popular posts from this blog

pernah

Pernah jadi bagian penting dalam hidupmu pernah jadi saksi berjuangmu pernah menyanyangimu sedalam itu tapi aku sebatas itu aku sebatas pernah, yang bukan menjadi masih aku belum sempat menyentuh lubuk terdalammu aku belum sempat melihat siapa yang benar-benar ada dalam hatimu tapi dulu, kita menyatu, bersenyawa tapi, kita sebatas itu dan sekarang, kita sebatas kamu dan aku kembali menjadi dua orang yang berjuang sendiri, tanpa perlu disaksikan seorang kecuali semesta

sabdaku

Kita pernah berada dalam satu harmoni menceritakan semua mimpi-mimpi hiruk pikuk jalanan Jakarta menjadi saksi kita pernah sedekat nadi mungkin aku terlalu terlena dan sombong terhadap semesta aku lupa, bahwa yang indah bisa saja sirna sudikah kau menjemput rindu yang aku simpan? atau pantaskah aku menyimpan rindu untukmu? ku sebut namamu dalam doa semesta dan isinya pasti mendengar rintik hujan membantu menyempurnakan rasaku yang terlalu dalam untukmu

potretmu sangat mengganggu, deh.

Ketika memutuskan untuk mencoba menyembuhkan luka sendiri, yang aku lakukan adalah justru berpura-pura. Berpura-pura biasa saja Berpura-pura bahagia Berpura-pura tidak apa-apa Semua serba pura-pura Tapi, kepura-puraan membawaku menuju kesebuah kebiasaan. Bukan, bukan terbiasa berpura-pura, melainkan, aku sudah biasa untuk biasa saja, bahagia, tidak apa-apa, tanpa harus lagi berpura-pura. Dan ketika aku rasa aku sudah biasa saja terhadap kamu, lantas, mengapa melihat potretmu, masih suka menggetarkan hatiku?